Sungguh sangat sempurnanya agama islam, bahkan ke hal-hal yang bersifat sepele pun dijelaskan seperti memakai sendal,buang air ,bersin, menguap, bahkan tidur pun Rosul ajarkan. Hebatnya hal-hal sepele yang rosul ajarkan 14 abad silam menyimpan manfaat yang hanya bisa dijelaskan di abad sekarang waktu teknologi medis telah canggih.
Salah satu keajaiban mukjizat sunnah Rosul adalah tentang posisi tidur,mari kita simak bersama-sama artikel di bawah:
Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi
sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan
kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi
kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan).
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).
Salah satu adab tidur adalah di anjurkan untuk miring
ke kanan, dan di balik sunnah Nabi ini ternyata banyak sekali hikmah
dan manfaat yang bisa kita ambil dari sisi kesehatan.
Berikut Manfaat Tidur Menghadap Ke Sebelah Kanan menurut Penjelasan Medis:
1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri.
Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi dua
bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ
tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya kita menggunakan organ tubuh
bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas
seperti makan, memegang dan lainnya.
Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak
bagian kiri yang mempersarafi segala aktifitas organ tubuh bagian kanan
akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat
saat tidur/diam.
2. Mengurangi beban jantung.
Posisi tidur kesebelah kanan yang rata, memungkinkan
cairan tubuh (darah) terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah
kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk
dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung
menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan
membantu kualitas tidur.
Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa
organ lainnya. Hal ini disebabkan karena posisi jantung yang lebih
condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri
menyebabkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke
atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di
atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih
banyak dari paru-paru kiri.
3. Mengistirahatkan lambung.
Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk
koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan
bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime (
makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung )
akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan
lambung.
Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan
akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini
juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik
menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.
4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu dan pankreas.
Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan
keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan
batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas juga akan meningkat dengan
posisi miring ke kanan.
5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.
Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi
sebelah kanan, maka perjalanan makan yang telah tercerna dan siap di
serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus
hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lama selama tidur memungkinkan
penyerapan bias optimal.
6. Merangsang buang air besar (BAB).
Dengan tidur miring ke sebelah kanan, proses
pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) akan lebih cepat penuh. Jika
sudah penuh, akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari
otot anus sehingga mudah buang air besar.
7. Mengisitirahatkan kaki kiri.
Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis
guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki
kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung
lebih merasa pegal dari kanan, apalagi kaki menempati posisi paling
bawah. Dan aliran darah di kaki untuk kembali cenderung lebih lambat.
Jika tidur miring kanan, maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih
cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang
8. Menjaga kesehatan paru-paru.
Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan
paru-paru kanan. Jika tidur miring ke sebelah kanan, jantung akan
condong ke sebelah kanan. Hal ini tidak menjadi masalah karena paru-paru
kanan lebih besar. Lain halnya jika bertumpu pada sebelah kiri, jantung
akan menekan paru-paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat
tidak baik
9. Menjaga saluran pernafasan.
Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal yang
dapat mengganggu saluran pernafasan. Tidur dengan posisi telentang,
mengakibatkan saluran pernafasan terhalang oleh lidah. Yang juga
mengakibatkan seseorang mendengkur. Orang yang mendengkur saat tidur
menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang dapat
mengakibatkan terhentinya nafas untuk beberapa detik yang akan
membangunkannya dari tidur. Orang tersebut biasanya akan bangun dengan
keadaan pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Tentunya ini
sangat mengganggu kualitas tidur.
Sungguh sangat sombong manusia, apabila manusia tidak
mentaati tuhannya yang maha hidup lagi terus menerus dan tidak tertimpa
rasa kantuk dan juga tidur. Sedangkan manusia hanyalah mahluk lemah
yang apabila satu kegiatan ditinggalkan (seperti tidur yang kelihatannya
sepele), ternyata dapat mengakibatkan dampak buruk bagi manusia itu
sendiri sampai berujung kepada kematian.
Wallahu ‘alam bii Showab.
terimakasih infonya :)
BalasHapusterimakasih infonya :)
BalasHapus